Teknisi BMU Interlock mengecek penyebab CCTV tidak merekam pada sistem NVR dan kamera

CCTV Tidak Merekam? 10 Penyebab Rekaman CCTV Hilang dan Cara Mengeceknya

Masalah CCTV tidak merekam sering baru diketahui ketika sebuah kejadian sudah terjadi.

Pada layar monitor, kamera terlihat normal. Live view berjalan, gambar dapat dibuka melalui smartphone, dan tidak terlihat tanda bahwa sistem sedang bermasalah.

Namun ketika pengguna mencoba membuka rekaman beberapa jam atau beberapa hari sebelumnya, ternyata:

  • playback kosong;
  • hanya beberapa kamera yang memiliki rekaman;
  • tanggal tertentu hilang;
  • rekaman berhenti pada waktu tertentu;
  • video hanya tersimpan beberapa hari;
  • atau NVR tidak menemukan file sama sekali.

Hal ini terjadi karena live view dan recording merupakan dua fungsi berbeda.

Kamera dapat tetap menampilkan video secara langsung sementara bagian recording, storage atau konfigurasi mengalami masalah.

Karena itu sistem CCTV sebaiknya tidak hanya diuji dengan pertanyaan:

“Apakah kameranya tampil?”

Tetapi juga:

“Apakah rekamannya benar-benar tersimpan dan bisa diputar kembali?”

BMU Interlock menggunakan pendekatan:

Camera → Network → NVR/DVR → Storage → Recording → Playback

Setiap bagian perlu bekerja agar sebuah video dapat digunakan ketika dibutuhkan.

Untuk kebutuhan pemeriksaan sistem secara langsung, tersedia layanan Maintenance System BMU dan layanan utama Jasa Pasang CCTV Jakarta Timur.

CTA – Konsultasi Gratis CCTV Tidak Merekam
Jika CCTV Anda live tetapi playback kosong, hubungi BMU melalui WhatsApp 0813 9525 728 dan jelaskan jenis recorder, jumlah kamera serta gejala yang terjadi.


Table of Contents

Bedakan Dulu: CCTV Mati, Kamera Offline, atau Hanya Tidak Merekam?

Sebelum memperbaiki masalah, tentukan gejalanya.

Ada perbedaan besar antara:

Kamera Tidak Menampilkan Gambar

Kemungkinan masalah berada pada:

  • power;
  • PoE;
  • cable;
  • connector;
  • network;
  • camera.

Kamera Live tetapi Tidak Merekam

Artinya video dari kamera sudah sampai ke sistem monitoring, tetapi masalah mungkin berada pada:

  • recording schedule;
  • NVR/DVR;
  • hard disk;
  • storage;
  • channel setting;
  • recording mode.

Rekaman Ada tetapi Tanggal yang Dicari Tidak Ditemukan

Masalah dapat berkaitan dengan:

  • retention terlalu pendek;
  • overwrite;
  • kapasitas HDD;
  • timestamp;
  • tanggal dan waktu recorder;
  • event recording.

Rekaman Ada tetapi Tidak Bisa Diputar

Perlu diperiksa:

  • file recording;
  • storage;
  • recorder;
  • software;
  • playback method;
  • user permission.

Memahami gejala ini mencegah penggantian kamera yang sebenarnya masih normal.

CTA – Diagnosis Awal Gratis
Kirimkan foto tampilan NVR/DVR atau gejala yang muncul melalui WhatsApp 0813 9525 728.


1. Recording Schedule CCTV Tidak Aktif

Salah satu penyebab paling sederhana adalah jadwal recording tidak aktif.

NVR atau DVR biasanya mempunyai schedule recording untuk masing-masing channel.

Misalnya:

  • Channel 1 merekam 24 jam;
  • Channel 2 hanya merekam malam hari;
  • Channel 3 menggunakan motion recording;
  • Channel 4 ternyata tidak memiliki schedule.

Kamera tetap muncul pada live view meskipun recording schedule mati.

Cara Mengeceknya

Buka menu recorder dan cari bagian seperti:

  • Record Schedule;
  • Recording Plan;
  • Storage Schedule;
  • Record Configuration.

Pastikan hari dan jam yang diinginkan sudah aktif.

Periksa Setiap Channel

Jangan hanya memeriksa satu kamera.

Pada beberapa recorder, schedule dapat berbeda untuk setiap channel.

Contoh masalah:

Channel 1–7 memiliki schedule 24/7.

Channel 8 tidak sengaja kosong.

Akibatnya hanya kamera nomor 8 yang tidak mempunyai rekaman.

Solusi

Aktifkan schedule sesuai kebutuhan operasional.

Pilihan dapat berupa:

  • continuous recording;
  • motion/event recording;
  • kombinasi keduanya.

CTA – Butuh Bantuan Setting Recording?
BMU dapat membantu memeriksa recording configuration melalui layanan Maintenance System atau WhatsApp 0813 9525 728.


2. Hard Disk CCTV Tidak Terdeteksi oleh NVR atau DVR

Hard disk merupakan tempat utama penyimpanan rekaman pada banyak sistem CCTV.

Jika HDD tidak terdeteksi, kamera masih dapat tampil secara live tetapi recorder tidak mempunyai tempat untuk menyimpan video.

Gejala yang Bisa Terlihat

  • status HDD Not Detected;
  • HDD Abnormal;
  • kapasitas 0 GB;
  • storage tidak muncul;
  • notification disk error;
  • recorder berbunyi alarm tertentu;
  • menu playback kosong.

Cara Mengecek HDD CCTV

Masuk ke menu seperti:

Storage → HDD → Disk Management

Periksa:

  • status HDD;
  • kapasitas;
  • free space;
  • health/status;
  • nomor disk.

Status ideal biasanya menunjukkan kondisi seperti:

Normal

atau istilah serupa tergantung merek perangkat.

Jangan Langsung Format HDD

Jika terdapat rekaman yang masih dibutuhkan, jangan langsung melakukan format atau initialization.

Format dapat menghapus data.

Jika terdapat kemungkinan video penting masih berada di dalam disk, lakukan assessment terlebih dahulu.

CTA – HDD CCTV Tidak Terbaca?
Jangan format sebelum memastikan kebutuhan data. Konsultasikan dengan BMU melalui 0813 9525 728.


3. Hard Disk CCTV Mengalami Kerusakan

HDD dapat tetap terdeteksi tetapi kondisinya sudah tidak sehat.

Recorder dapat mengalami:

  • recording terputus;
  • playback lambat;
  • beberapa tanggal hilang;
  • recorder restart;
  • disk error;
  • suara HDD abnormal.

Mengapa HDD CCTV Dapat Bermasalah?

Sistem surveillance biasanya bekerja dalam waktu panjang dan melakukan write data secara terus-menerus.

Karena itu kondisi storage perlu dipantau.

Cara Mengeceknya

Periksa:

  • HDD status;
  • log system;
  • SMART information jika tersedia;
  • recording consistency;
  • playback beberapa tanggal berbeda.

Jangan hanya membuka rekaman hari ini.

Coba lakukan playback:

  • kemarin;
  • tiga hari lalu;
  • satu minggu lalu jika retention memungkinkan.

Solusi

Jika HDD memang bermasalah, storage dapat perlu diganti setelah memperhitungkan kapasitas dan kebutuhan retention.

CTA – Pemeriksaan HDD & Storage CCTV
Hubungi 0813 9525 728 untuk pemeriksaan storage melalui tim BMU Interlock.


4. Kapasitas Storage CCTV Sudah Penuh

Storage penuh sebenarnya tidak selalu berarti CCTV berhenti merekam.

Banyak recorder menggunakan sistem overwrite, yaitu rekaman paling lama akan ditimpa oleh video baru.

Namun apabila overwrite dinonaktifkan, recorder dapat berhenti menyimpan video ketika disk penuh.

Cara Mengeceknya

Periksa:

  • total HDD capacity;
  • used space;
  • free space;
  • overwrite configuration;
  • disk status.

Overwrite Aktif

Biasanya:

rekaman baru masuk → rekaman tertua terhapus otomatis

Overwrite Tidak Aktif

Ketika HDD penuh:

recording dapat berhenti

tergantung konfigurasi recorder.

Masalah Lain: Retention Terlalu Pendek

Kadang CCTV sebenarnya merekam dengan normal, tetapi pengguna mengira video hilang karena rekaman hanya tersimpan tiga hari.

Padahal mereka membutuhkan rekaman tujuh atau empat belas hari.

Ini bukan recording failure, tetapi storage planning yang tidak sesuai kebutuhan.

CTA – Hitung Kebutuhan Storage CCTV
Jika retention terlalu pendek, konsultasikan jumlah kamera dan target hari penyimpanan melalui 0813 9525 728.


5. Channel Kamera Tidak Diaktifkan untuk Recording

Dalam sebuah NVR atau DVR, setiap kamera biasanya berada pada sebuah channel.

Channel dapat aktif untuk live view tetapi memiliki konfigurasi recording yang berbeda.

Contoh

Anda mempunyai delapan kamera.

Playback menunjukkan:

  • kamera 1 ada;
  • kamera 2 ada;
  • kamera 3 tidak ada;
  • kamera 4–8 ada.

Jika hanya satu channel bermasalah, jangan langsung menyalahkan HDD.

Periksa channel tersebut.

Yang Perlu Dicek

  • recording enable;
  • schedule;
  • storage allocation;
  • channel status;
  • camera connection;
  • stream setting.

Diagnosis Berdasarkan Pola

Jika semua kamera tidak merekam, periksa recorder dan storage.

Jika hanya satu kamera tidak merekam, fokus pada channel dan camera stream tersebut.

Pola masalah membantu mempersempit diagnosis.

CTA – Satu Channel CCTV Tidak Merekam?
Konsultasikan konfigurasi sistem kepada BMU melalui 0813 9525 728.


6. Kamera CCTV Offline sehingga Tidak Ada Video yang Bisa Direkam

Pada IP CCTV, NVR menerima video melalui network.

Jika kamera kehilangan koneksi, recorder tidak menerima stream video.

Akibatnya pada periode tersebut tidak ada video yang dapat disimpan.

Penyebab Kamera Offline Bisa Berasal dari

  • PoE power;
  • switch;
  • UTP cable;
  • connector;
  • IP conflict;
  • network configuration;
  • kamera;
  • uplink.

Jangan Langsung Mengganti Kamera

Diagnosis yang lebih baik:

Power → Cable → PoE → Network → IP → Camera

Misalnya kamera offline karena PoE switch kehilangan power.

Mengganti kameranya tidak menyelesaikan masalah.

Periksa Log

Jika tersedia, log recorder dapat membantu mengetahui kapan kamera disconnect dan reconnect.

Ini sangat berguna untuk masalah intermittent.

Untuk sistem IP CCTV yang lebih kompleks, pendekatan BMU juga terhubung dengan Sistem Otomasi & Integrasi.

CTA – Kamera CCTV Sering Offline?
Hubungi 0813 9525 728 untuk troubleshooting dari sisi kamera, PoE dan network.


7. CCTV Menggunakan Motion Recording sehingga Tidak Merekam Terus-Menerus

Sebagian sistem menggunakan motion recording untuk menghemat storage.

Pada mode ini recorder tidak selalu menyimpan video secara continuous.

Recording baru aktif ketika motion detection atau event tertentu terpicu.

Mengapa User Mengira Rekaman Hilang?

Karena pada timeline terdapat bagian kosong.

Padahal configuration memang menggunakan event recording.

Problem Dapat Terjadi Jika

  • sensitivity terlalu rendah;
  • detection area salah;
  • motion tidak ter-trigger;
  • event configuration tidak benar.

Continuous vs Event Recording

Continuous Recording
Video disimpan terus sesuai schedule.

Event Recording
Video disimpan ketika sebuah kondisi tertentu terdeteksi.

Tidak ada metode yang selalu lebih baik.

Pilihan harus mengikuti:

  • aktivitas lokasi;
  • retention;
  • storage;
  • kebutuhan investigasi.

CTA – Bingung Pilih Continuous atau Motion Recording?
Konsultasikan kebutuhan recording kepada BMU melalui 0813 9525 728.


8. Tanggal dan Waktu NVR/DVR Tidak Sesuai

Terkadang rekaman sebenarnya ada.

Masalahnya pengguna mencarinya pada tanggal atau jam yang salah karena waktu recorder tidak sinkron.

Contoh

Kejadian sebenarnya terjadi:

22 Agustus pukul 14:00

tetapi waktu NVR terlambat dua jam.

Rekaman mungkin tersimpan sebagai:

22 Agustus pukul 12:00

Pengguna kemudian mengira CCTV tidak merekam.

Periksa

  • tanggal;
  • jam;
  • timezone;
  • daylight/time setting jika ada;
  • NTP configuration jika digunakan.

Mengapa Timestamp Penting?

Pada sistem yang terintegrasi dengan Access Control, timestamp sangat penting agar event pintu dapat dicocokkan dengan rekaman CCTV.

Konsep tersebut dibahas lebih lanjut pada halaman Integrasi Access Control & CCTV BMU.

CTA – Timestamp CCTV Bermasalah?
Hubungi 0813 9525 728 untuk pemeriksaan configuration NVR/VMS.


9. Stream, Codec atau Konfigurasi Kamera Tidak Sesuai dengan Recorder

Pada IP CCTV, kamera dan recorder harus dapat berkomunikasi dengan benar.

Kamera dapat tampil pada kondisi tertentu, tetapi recording dapat mengalami masalah apabila terdapat incompatibility atau konfigurasi stream yang tidak sesuai.

Faktor yang dapat berkaitan antara lain:

  • codec;
  • resolution;
  • bitrate;
  • FPS;
  • firmware;
  • camera protocol;
  • NVR capability.

Terutama pada Sistem Existing

Masalah lebih sering muncul ketika sistem terdiri dari berbagai generasi perangkat.

Contohnya:

  • NVR lama;
  • IP Camera baru;
  • beberapa merek camera;
  • firmware berbeda.

Solusi

Periksa compatibility dan stream configuration.

Jangan mengubah banyak parameter sekaligus tanpa mencatat konfigurasi sebelumnya.

Prinsip BMU

Existing System → Compatibility Check → Configuration → Testing

bukan langsung mengganti seluruh sistem.

CTA – CCTV Campuran Berbagai Merek Bermasalah?
Hubungi BMU 0813 9525 728 untuk existing CCTV assessment.


10. NVR atau DVR Mengalami Error Sistem

Jika kamera, network dan HDD normal tetapi recording tetap bermasalah, recorder sendiri perlu diperiksa.

Gejala dapat berupa:

  • recorder restart sendiri;
  • menu lambat;
  • recording berhenti;
  • playback error;
  • HDD kadang hilang;
  • beberapa channel gagal;
  • konfigurasi berubah.

Yang Dapat Diperiksa

  • log system;
  • firmware;
  • storage;
  • power supply;
  • temperature;
  • configuration;
  • channel status.

Jangan Langsung Factory Reset

Factory reset dapat mengubah konfigurasi sistem.

Pada sistem kantor atau gedung, konfigurasi dapat mencakup:

  • IP Camera;
  • user account;
  • recording schedule;
  • network;
  • remote access;
  • event;
  • integration.

Dokumentasikan konfigurasi sebelum melakukan perubahan besar.

CTA – NVR/DVR Sering Error?
Hubungi BMU melalui 0813 9525 728 sebelum reset atau mengganti recorder.


Cara Mengecek CCTV Tidak Merekam secara Sistematis

Daripada mencoba banyak setting secara acak, gunakan alur diagnosis.

Langkah 1 – Cek Live View

Apakah kamera tampil?

Jika tidak:

cek Camera / Power / Network terlebih dahulu.

Langkah 2 – Cek Playback

Pilih:

  • camera;
  • tanggal;
  • jam.

Pastikan benar-benar tidak ada video.

Langkah 3 – Cek Recording Schedule

Pastikan channel memang diatur merekam pada waktu tersebut.

Langkah 4 – Cek HDD

Periksa:

  • detected;
  • normal;
  • capacity;
  • error.

Langkah 5 – Cek Storage

Pastikan masih tersedia atau overwrite bekerja sesuai konfigurasi.

Langkah 6 – Cek Channel

Apakah masalah terjadi pada:

semua kamera

atau

hanya satu kamera?

Langkah 7 – Cek Waktu NVR

Pastikan tanggal dan jam benar.

Langkah 8 – Cek Log

Cari:

  • camera offline;
  • HDD error;
  • recorder restart;
  • storage error.

Langkah 9 – Test Recording Baru

Lakukan aktivitas di depan kamera kemudian tunggu beberapa menit.

Coba playback.

Langkah 10 – Jangan Hapus Data Sebelum Diagnosis

Hindari:

  • format HDD;
  • factory reset;
  • initialize storage;

jika terdapat kemungkinan rekaman penting masih dibutuhkan.

CTA – Ingin Dibantu Diagnosis?
Hubungi 0813 9525 728 dan kirim foto menu HDD, playback atau error recorder untuk konsultasi awal.


CCTV Live tetapi Tidak Merekam: Apa yang Harus Dicek Terlebih Dahulu?

Jika kamera live normal, urutan pemeriksaan dapat dipersempit menjadi:

  1. Recording schedule
  2. Recording enable
  3. HDD status
  4. Storage capacity
  5. Overwrite setting
  6. Playback date
  7. Timestamp
  8. Recording mode

Karena video live sudah tersedia, kemungkinan besar kamera dan jalur komunikasi dasarnya masih bekerja.

Fokus kemudian berpindah ke:

Recorder + Storage + Configuration

Ini merupakan salah satu alasan penting mengapa troubleshooting sebaiknya berdasarkan gejala, bukan tebakan.

CTA – CCTV Live tapi Playback Kosong?
Hubungi BMU melalui WhatsApp 0813 9525 728.


Berapa Lama Rekaman CCTV Seharusnya Tersimpan?

Tidak ada angka yang cocok untuk semua sistem.

Retention dipengaruhi oleh:

  • jumlah kamera;
  • resolusi;
  • bitrate;
  • FPS;
  • codec;
  • recording duration;
  • motion/continuous;
  • kapasitas storage.

Secara sederhana:

Video Data per Camera × Jumlah Camera × Waktu = Storage Requirement

Rumah, kantor, gudang dan fasilitas industri dapat mempunyai kebutuhan berbeda.

Karena itu sebaiknya tentukan terlebih dahulu:

“Berapa hari ke belakang biasanya sebuah kejadian perlu diperiksa?”

Setelah itu baru menentukan storage.

Pada Jasa Pasang CCTV Cakung, misalnya, kebutuhan gudang dan area operasional dapat berbeda dengan kebutuhan hunian pada Jasa Pasang CCTV Pondok Kopi.

CTA – Konsultasi Retention CCTV
Hubungi 0813 9525 728 untuk menghitung kebutuhan storage sesuai jumlah kamera.


Mengapa Playback CCTV Harus Diuji Secara Berkala?

Banyak pengguna memeriksa CCTV hanya melalui live monitoring.

Cara tersebut belum cukup.

Lakukan sederhana:

Setiap Pemeriksaan

Pilih satu kamera.

Buka:

  • rekaman kemarin;
  • rekaman beberapa hari lalu;
  • rekaman mendekati batas retention.

Periksa:

  • video tersedia;
  • timestamp benar;
  • playback lancar;
  • kualitas cukup.

Mengapa Penting?

Karena masalah recording sering tidak terlihat dari live screen.

Sistem baru diketahui gagal ketika rekaman sudah dibutuhkan.

Itulah sebabnya playback verification merupakan bagian penting dari maintenance.

Pelajari layanan terkait melalui Maintenance System BMU.

CTA – Jadwalkan Pemeriksaan CCTV
Untuk maintenance dan recording test, hubungi 0813 9525 728.


Kapan Masalah CCTV Tidak Merekam Sebaiknya Ditangani Teknisi?

Beberapa pemeriksaan dasar dapat dilakukan user.

Namun sebaiknya hentikan troubleshooting mandiri jika:

  • HDD mengeluarkan suara abnormal;
  • recorder restart berulang;
  • banyak kamera tiba-tiba hilang;
  • terdapat rekaman penting yang harus dipertahankan;
  • network CCTV tidak diketahui architecture-nya;
  • sistem terintegrasi dengan Access Control;
  • terdapat banyak NVR/switch;
  • konfigurasi existing tidak terdokumentasi.

Perubahan yang salah dapat membuat diagnosis menjadi semakin sulit.

Untuk sistem business-critical, lakukan assessment terlebih dahulu.

CTA – Konsultasi Gratis Teknisi CCTV
Hubungi BMU di 0813 9525 728 sebelum melakukan format, reset atau replacement.


Maintenance Lebih Baik daripada Menemukan CCTV Gagal Setelah Kejadian

Tujuan maintenance bukan hanya memperbaiki kamera yang sudah rusak.

Maintenance yang baik dapat mencari indikasi masalah lebih awal.

Camera Check

  • online status;
  • image;
  • focus;
  • angle.

Network Check

  • PoE;
  • switch;
  • connectivity.

Recorder Check

  • NVR/DVR;
  • recording;
  • schedule.

Storage Check

  • HDD;
  • capacity;
  • health;
  • retention.

Playback Check

  • past recording;
  • timestamp;
  • video availability.

Untuk detail layanan dapat mengunjungi Maintenance System BMU Interlock.

CTA – Maintenance CCTV Jakarta Timur
Konsultasikan kondisi sistem melalui WhatsApp 0813 9525 728.


BMU Interlock Menangani CCTV sebagai Sebuah Sistem, Bukan Hanya Kamera

Masalah CCTV tidak merekam memperlihatkan mengapa kamera hanyalah satu bagian dari surveillance system.

Sistem dapat melibatkan:

Camera → PoE → Network → NVR/VMS → Storage → Monitoring

dan pada fasilitas tertentu dapat dikembangkan menjadi:

CCTV + Access Control + Interlock + Automation

Inilah DNA BMU Interlock sebagai system integrator.

Untuk security system yang lebih luas tersedia halaman:

Sistem Gedung Pintar BMU

Sistem Otomasi & Integrasi

Integrasi Access Control & CCTV

Sedangkan dokumentasi pekerjaan dapat dilihat melalui Portofolio BMU Interlock.

CTA – Konsultasi System Integrator
Jika masalah melibatkan CCTV, network, NVR atau Access Control secara bersamaan, hubungi 0813 9525 728.


Area Layanan Troubleshooting dan Maintenance CCTV BMU Jakarta Timur

Artikel edukasi ini kita gunakan sekaligus sebagai jembatan menuju cluster layanan lokal BMU.

Untuk kebutuhan umum tersedia:

Jasa Pasang CCTV Jakarta Timur

Basis operasional BMU:

Jasa Pasang CCTV Pondok Kelapa

Cakupan Kecamatan Duren Sawit:

Jasa Pasang CCTV Duren Sawit

Kebutuhan gudang dan area industri:

Jasa Pasang CCTV Cakung

Ruko dan area komersial:

Jasa Pasang CCTV Buaran

Hunian dan perumahan:

Jasa Pasang CCTV Pondok Kopi

Workshop, showroom dan area usaha:

Jasa Pasang CCTV Klender

Koridor komersial:

Jasa Instalasi CCTV Raden Inten

Dengan struktur tersebut, artikel edukasi “CCTV Tidak Merekam” tidak menjadi artikel blog yatim. Artikel ini ikut mengalirkan authority ke pillar Jakarta Timur, halaman layanan teknis BMU dan cluster wilayah.

CTA – Cek Layanan Wilayah Anda
Hubungi WhatsApp 0813 9525 728 atau buka Kontak BMU Interlock.


FAQ CCTV Tidak Merekam

1. Kenapa CCTV bisa live tetapi tidak merekam?

Live view dan recording merupakan dua fungsi berbeda. Penyebab dapat berasal dari recording schedule, HDD, storage, channel configuration atau recorder.

2. Bagaimana mengetahui hard disk CCTV masih berfungsi?

Periksa menu storage/HDD pada NVR atau DVR. Pastikan disk terdeteksi, kapasitas terbaca dan statusnya normal.

3. Apakah HDD CCTV penuh membuat recording berhenti?

Tergantung konfigurasi. Jika overwrite aktif, rekaman lama biasanya ditimpa otomatis. Jika overwrite tidak aktif, recorder tertentu dapat berhenti ketika storage penuh.

4. Mengapa hanya satu kamera yang tidak mempunyai rekaman?

Kemungkinan masalah terdapat pada channel tersebut, seperti schedule, stream, connection atau recording enable.

5. Apakah kamera offline menyebabkan rekaman hilang?

Ya. Ketika recorder tidak menerima stream dari kamera, tidak ada video yang dapat disimpan selama periode tersebut.

6. Mengapa timeline CCTV mempunyai bagian kosong?

Sistem mungkin menggunakan motion/event recording, kamera sempat offline atau recording mengalami interruption.

7. Apakah format HDD bisa memperbaiki CCTV tidak merekam?

Format kadang menjadi bagian dari konfigurasi storage tertentu, tetapi jangan dilakukan sembarangan, terutama jika terdapat rekaman penting karena data dapat terhapus.

8. Kenapa rekaman CCTV hanya tersimpan beberapa hari?

Kemungkinan retention dibatasi oleh kapasitas storage, jumlah kamera, bitrate, resolusi, FPS dan recording mode.

9. Seberapa sering playback CCTV perlu diperiksa?

Tidak ada satu interval untuk semua sistem. Untuk fasilitas yang mengandalkan CCTV sebagai evidence, lakukan pemeriksaan berkala sesuai tingkat risiko dan kebutuhan operasional.

10. Siapa yang dapat membantu troubleshooting CCTV tidak merekam di Jakarta Timur?

BMU Interlock menangani assessment, maintenance dan troubleshooting CCTV sesuai scope sistem. Hubungi WhatsApp 0813 9525 728 atau kunjungi Kontak BMU Interlock.


Konsultasi Gratis CCTV Tidak Merekam bersama BMU Interlock

Jika CCTV Anda:

  • live tetapi tidak merekam;
  • playback kosong;
  • HDD tidak terbaca;
  • storage cepat penuh;
  • hanya beberapa channel yang merekam;
  • kamera sering offline;
  • rekaman hanya tersimpan beberapa hari;
  • NVR sering restart;
  • timestamp salah;
  • atau sistem existing tidak pernah diperiksa,

jangan langsung mengganti seluruh perangkat.

Mulailah dari diagnosis.

BMU dapat membantu mengevaluasi:

  • camera;
  • PoE;
  • network;
  • NVR/DVR;
  • recording schedule;
  • HDD;
  • video storage;
  • retention;
  • playback;
  • timestamp;
  • existing system;
  • Access Control integration.

BMU Interlock
Base: Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur
WhatsApp: 0813 9525 728

Konsultasi Gratis

Saat menghubungi BMU, jika memungkinkan kirim:

  • merek/model NVR atau DVR;
  • jumlah kamera;
  • foto menu HDD;
  • foto playback;
  • sejak kapan rekaman hilang;
  • apakah semua kamera atau hanya satu;
  • apakah live view masih normal;
  • berapa hari rekaman biasanya tersedia.

Hubungi WhatsApp 0813 9525 728 untuk Konsultasi Gratis masalah CCTV tidak merekam bersama BMU Interlock.

Scroll to Top